Razer Muncul Dalam Dunia Game

Razer Muncul Dalam Dunia Game

Razer mengukuhkan posisinya sebagai pengusik pasar game PC sejak lama. Perusahaan ini tampaknya tengah menetapkan pandangannya pada pasar yang berbeda.

Razer kemungkinan berencana untuk mengusik pasar game mobile. Setidaknya itulah implikasi yang didapatkan dari CEO Razer, Tan Ming-liang, yang mengatakan dalam sebuah wawancara belum lama ini bahwa “game mobile akan menjadi bagian besar bisnis kami di masa depan.”Razer akhirnya mengumumkan smartphone pertamanya. Perangkat bernama Razer Phone itu dibuat khusus untuk keperluan gaming. Razer sendiri tidak menyebutkan dengan mendetail fitur gaming apa yang hadir di Razer Phone sehingga perangkat tersebut disebut smartphone gaming.

Yang pasti, Razer Phone memiliki layar dengan refresh rate yang tinggi, yakni mencapai 120 Hz. Hingga saat ini, selain Razer Phone, baru ada satu smartphone lain yang punya fitur layar 120 Hz, yakni ponsel bikinan Sharp. Ada juga RAM jumbo 8 GB. “Anda tidak akan melihat layar yang tearing atau jaggies,” kata Eric Lin, Product Manager Razer, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Venture Beat.

“Jika Anda sedang membuka situs web, Razer Phone bisa menurunkan tenaga, tetapi jika mulai scrolling, tenaganya akan naik. Ini sangat berguna untuk game,” ujar Lin. Layarnya sendiri berbentang 5,72 inci dengan dukungan resolusi 1440p (2.560 x 1.440). Layar ini dikatakan memiliki color gamut yang lebar dan dilindungi Gorilla Glass 3. Dari segi hardware, Razer Phone dilengkapi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 835, RAM 8 GB, dan media penyimpanan 64 GB yang bisa ditingkatkan dengan menggunakan kartu microSD hingga 2 TB.  Razer Phone juga dilengkapi dengan sensor sidik jari untuk memperketat keamanan.

Baca Juga : 5 Game Ini Masuk Ke Daftar Yang Akan Diblokir KPI

Razer Phone memiliki konfigurasi kamera ganda 12 megapiksel di bagian belakang. Kamera pertama untuk mengambil foto wide, sementara keduanya memiliki kemampuan 2x zoom.  Sedangkan kamera depannya berukuran 8 megapixel. Dari segi baterai, Razer menggunakan lithium ion sebesar 4.000 mAh. Ada juga kemampuan Quick Charge yang memungkinkan untuk melakukan pengisian daya dengan cepat. Dari sisi audio, ponsel Razer didukung oleh Speaker Dolby Atmos. Tidak hanya itu, ponsel yang dibuat oleh vendor game ternama tersebut memiliki sertifikasi dari THX sehingga membuat pengalaman bermain game dikatakan lebih baik. Sistem pada ponsel Razer masih menggunakan Android versi Nougat.

Razer mengakuisisi pembuat konsol gagal Ouya pada 2015. Ouya ingin merilis konsol game kasual yang didukung Android namun tak dapat dikembangkannya. Razer juga mengakuisisi Nextbit, perusahaan di balik smartphone Robin. Min-liang mengatakan bahwa akuisisi Nextbit telah memberi Razer bakat untuk mengerjakan perangkat generasi berikutnya.

5 Game Ini Masuk Daftar Yang Akan Diblokir oleh KPAI

5 Game Ini Masuk Daftar Yang Akan Diblokir oleh KPAI

Rencana KPAI Sempat menimbulkan problematic dikalangan Gamers Tanah Air dikarenkan KPAI akan memblokir sejumlah game terkenal di Indonesia Pasalnya game-game tersebut disinyalir mengandung konten yang tidak sesuai untuk anak-anak. Berikut daftar  game yang telah dilarang untuk beredar. Berikut 5 game yang rencananya akan diblokir di Indonesia.

  1. World of Warcraft

    Image result for world of warcraft

    Game keempat ciptaan developer Blizzard Entertainment ini telah dikenalkan sejak tahun 1994. Massively Multiplayer Online Role-Playing Game menjadi genre dari World of Warcraft. Pada pertama perkenalannya, game ini hanya menampilkan 2 kubu karakter saja, yakni Orcs dan Humans. Berkat kesuksesan yang diraihnya, game ini pun terus diperbarui hingga sekarang. World of Warcraft pun merupakan cikal bakal dari DoTA 2.

  2. Grand Theft Auto (GTA)

    Image result for Grand Theft Auto (GTA)

    Siapa yang tak kenal GTA? sedari seri pertamanya, yang dibuat pada tahun 1997 dengan nama Race and Chase, game ini telah menarik banyak hati para gamer. PlayStation 1 dan PC (Windows, M-Dos) menjadi platform pertama yang merasakan Grand Theft Auto. Grafis 2 dimensi menjadi apa yang ditawarkan oleh GTA saat perkenalan awal mereka. Lalu berlanjut menjadi 3 dimensi saat munculnya Grand Theft Auto Vice City. Kesuksesan terus diraih oleh Rockstar North selaku developer, baik dari GTA San Andreas, GTA 4, hingga saat ini GTA 5.

  3.  Point Blank

    Image result for Point Blank

    Game yang memiliki nama lain Piercing Blow ini merupakan ciptaan Developer asal Negeri Ginseng, Zepetto. Diawal kehadirannya di Indonesia, pada tahun 2009 silam, Point Blank atau PB dibawa oleh Gemscool, selaku developer resmi di Indonesia. Disebabkan kontrak yang tidak diperpanjang pada tahun 2015, alhasil game tersebut diambil alih oleh Garena hingga saat ini. Banyak pemain e-Sport handal yang mengharumkan nama bangsa terlahir melalui game ber-genre FPS tersebut.

  4.  Call of Duty

    Image result for Call of Duty

    Call of Duty atau yang akrab dikenal sebagai COD merupakan game beraliran Firs Person Shooter (FPS). Game ini pada awalnya ditujukan bagi platform PC, di thaun 2003. Walau disaat itu telah cukup banyak pesaing, namun game tersebut memiliki posisi tersendiri di hati para gamer.

    Dari awal hingga sekarang, setidaknya terdapat 9 seri dari game besutan Activision ini. Dan, tidak hanya platform PC yang menjadi sandaran COD, melainkan PlayStation, Xbox, hingga iOS.

  5.  War Rock

    Image result for War Rock 

    Game FPS online yang telah tutup sejak 2013 ini pun tak luput dari wacana penutupan oleh KPAI. Pasalnya, game ciptaan Dream Execution, yang dibawa oleh Megaxus ke Indonesia ini telah cukup lama di tutup, yakni sejak tahun 2013 silam, tepatnya pada tanggal 2 Mei. Penutupannya pun disebabkan oleh masa kontrak antara Megaxus dan Dream Execution telah berakhir, dna tidak menemukan titik untuk memperpanjang masa kontrak.

 

 

 

 

 

 

PUBG Menggugat Fortnite

PUBG Menggugat Fortnite

PUBG Corp, selaku developer game Player Unknown’s Battleground (PUBG), kembali mengajukan gugatan terhadap salah satu developer game.
Fortnite, melalui mode multiplayer free-to-play. Mode tersebut akhirnya membuat Fortnite menjadi game terpopuler di dunia saat ini.

Merasa gamenya dijiplak Fortnite, kreator PUBG sempat menyatakan kekesalannya pada September tahun lalu. Namun saat itu, PUBG Corporation belum mengambil tindakan hukum untuk menghadapi developer Fortnite, yaitu Epic Games. Kini, PUBG Corporation tampaknya mulai habis kesabarannya. Mereka akhirnya mengajukan gugatan ke Epic Games!

Epic Games meluncurkan mode Battle Royale untuk Fortnite pada September tahun lalu, usai merilis mode Free The World. Namun developer game PUBG, Bluehole menilai ada kemiripan mode game pada Battle Royale dengan PUBG, sehingga Bluehole mengalayangkan gugatan

PUBG Corporation enggak hanya menggugat Epic Games aja, loh. Pada April lalu, PUBG Corporation telah mengajukan gugatan kepada NetEase, developer game battle royale lainnya, Rules of Survival (ROS). Gugatan yang diajukan ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat di California Utara ini menggugat struktur yang sama antara PUBG dan ROS, terutama penggunaan alat masak sebagai senjata atau armor.Yap, kedua game tersebut menggunakan pan atau wajan penggorengan sebagai senjata.

Baca Juga :  Kode Keras Cowok dari Cewek : Game Dating Anti Mainstream

Selain sukses dengan gamenya, Epic Games juga dikenal karena telah menciptakan game engine, Unreal Engine. Ternyata, PUBG menggunakan Unreal Engine sebagai game engine mereka, loh. Apakah gugatan ini nantinya akan mempengaruhi hubungan bisnis PUBG Corporation dengan Epic Games?

Bluehole juga menyatakan bahwa mereka telah membayar royalti besar kepada Epic Games atas penggunaan Unreal Engine 4 pada game PUBG. Mereka pun menyayangkan pihak Epic Games membuat mode Battle Royale tanpa sepengetahuan mereka atau diskusi sekalipun. Hal tersebut membuat pihak Bluehole merasa kecewa terhadap Epic Games. Bluehole pun menganggap Fortnite sebagai game plagiasi karya mereka.

Game Fornite Akan Segera Dirilis Di Android

Game Fornite Akan Segera Dirilis Di Android

Perusahaan yang mengembangkan game Fornite, Epic Games, mengumumkan kabar gembira kepada para gamers . Pasalnya game Fornite ini akan  dirilis di Android pada musim panas ini jika semuanya berjalan sesuai rencana sekitar Juni hingga Agustus. Perlu diketahui, Fortnite adalah game yang sangat terkenal di dunia, terutama di mode Battle Royale-nya. Sebelumnya Fortnite tersedia di berbagai macam platform, seperti iOS, Playstation, Xbox One, komputer dan juga Mac. Di iOS sendiri, Fortnite sudah mendapatkan 1,2 juta review, yang sebagian besarnya adalah review positif dan sangat baik.

Image result for Game Fortnite Akan Segera Tersedia Untuk Android

Selain mengumumkan kehadiran Fortnite untuk Android, perusahaan juga mengumumkan adanya beberapa tambahan dan peningkatan yang akan datang ke platform mobile. Salah satu fitur yang akan datang adalah voice chat yang memungkinkan rekan satu tim saling berkomunikasi. Ada juga pilihan untuk membungkam diri Anda sendiri atau orang lain, dan fitur ini akan bekerja di seluruh platform. Mode penghemat baterai juga akan ditambahkan, dimana fitur ini akan mengurangi pengaturan grafik untuk menurunkan konsumsi daya dengan konsekuensi grafis yang menurun. Fitur pelacakan statistik juga datang untuk versi mobile.

Image result for Game Fortnite Akan Segera Tersedia Untuk Android

Selain itu, baru-baru ini versi iOS juga mendapatkan HUD yang telah disesuaikan. Permainan ini akan mendapatkan fitur autorun yang ditingkatkan bersama dengan pengurangan ukuran instalasi dan pembaruan, peningkatan kinerja grafis, dan peningkatan stabilitas. Genre game survival memang tengah diminati untuk sekarang ini, dan kehadiran Fortnite di platform Android akan semakin meramaikan persaingan. Kita nantikan saja kabar selanjutnya.