Seri Terbaru Harvest Moon : Light of Hope

Kabar baik bagi pencinta gim Harvest Moon, dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke 20 gim simulasi berternak ini akan merilis seri terbaru Harvest Moon, yaitu Light of Hope. Hal ini mereka buktikan dengan merilis “Feature Spotlight” yang menampilkan cuplikan gameplay Light of Hope.

Dalam cuplikan itu terlihat ada pengembangan mekanisme gim yang dibuat oleh produser Harvest Moon, Take Maekawa.Mirip dengan konsep pada umumnya, gamer harus berusaha untuk membangun dan menghidupkan desa.

Gamer juga harus memastikan agar bangunan desa dibangun kembali, sehingga penduduk yang meninggalkan desa bisa kembali sewaktu-waktu.

Sayangnya seri kali ini tak dibuat oleh Marvelous Entertainment, tim developer dibalik game-game Harvest Moon kesayanganmu. Kreator dari Harvest Moon tinggalkan franchise ini serta kerja sama dengan Natsume untuk buat franchise sendiri – Story of Seasons. Seri terbaru ini juga mendapat first impression yang tak begitu positif dari fans karena artstyle yang mengecewakan. Akan tetapi kita tunggu saja hasil akhirnya nanti.

Dengan Natsume sepenuhnya memegang penuh Franchise ini, mereka ingin Light of Hope menjadi game yang bawa kembali kesan retro dari seri sebelumnya khususnya dari seri 16-bit yang dirilis di SNES. Mereka menyebutkan akan banyak wajah familiar dari game-game Harvest Moon sebelumnya hadir ke game ini.

Di awal gim, terlihat mudah untuk membangun rumah dan merawatnya. Namun, semakin lama gim ini kian sulit. Pasalnya, gamer membutuhkan alat dan kemampuan tambahan sehingga bisa membuat jembatan dan fasilitas lainnya.

Harvest Moon: Light of Hope akan hadir di PlayStation 4, Switch, dan PC. Sekadar informasi, ini adalah seri Harvest Moon pertama yang hadir untuk PC. Tertarik mencoba?

Kesuksesan Game Minecraft

Minecraft terus melesat menjadi sebuah gim paling populer yang pernah diciptakan. Bagaimana tidak, gim yang pernah dibeli Microsoft pada 2014 dengan nilai US$ 2,5 miliar (setara Rp 33,3 triliun) itu, kini sudah terjual 144 juta kopi. Minecraft pun dianggap telah menjadi fenomena yang sangat eksplosif sejak awal kehadirannya. Bermula dari sebuah gim yang berproses, Minecraft  dibuat oleh Markus “Notch” Persson. Gim tersebut awalnya hadir dengan grafis dan kontrol yang tak sempurna dan hanya tersedia di PC.

Hal tersebut dianggap sebagai permainan yang belum selesai lantaran hanya dimainkan oleh satu orang. Kendati begitu pada prosesnya, jutaan orang membeli dan memainkan versi awal Minecraft.

Bahkan, saat Microsoft memutuskan membeli gim tersebut pada 2014, dunia teknologi terkejut dan ragu dengan pembelian gim Minecraft. Kendati begitu, penciptanya, yakni Persson tidak ikut bergabung dengan Microsoft.

Sejak dibeli Microsoft, Minecraft pun makin sukses dan pemain aktif per bulannya pun banyak yang berasal dari Prancis, Inggris, Italia, dan Korea Selatan. Lantas, mengapa Minecraft bisa sukses? Minecraft mirip dengan Lego virtual. Ya, Minecraft merupakan sebuah sistem yang dibuat secara bersama oleh para pemainnya. Mereka menciptakan beragam hal menakjubkan, dari yang tadinya bukan apa-apa.

Minecraft menyediakan blok bangunan dan kanvas kosong. Pengguna pun bebas untuk membuat apapun dengan alat dan sistem yang disediakan. Kepopuleran Minecraft di jagat video gim diapresiasi Nintendo. Perusahaan asal Negeri Sakura itu mengatakan, belum ada gim seperti Minecraft yang mampu memancing animo pemain sangat tinggi.

Shigeru Miyamoto, desainer gim kawakan Nintendo, juga mengakui bahwa Minecraft telah menginspirasi Nintendo. Bahkan, ia mengatakan, Nintendo seharusnya bisa saja menggarap Minecraft sedari dulu.

Seperti diketahui, Minecraft adalah gim sandbox yang dikembangkan oleh pengembang Mojang untuk PC, smartphone serta Wii U. Selain itu, gim ini dikembangkan oleh sejumlah pengembang, seperti Microsoft untuk Xbox 360 dan Xbox One serta Sony untuk PS3 dan PS4.

Miyamoto mengatakan, jika dulu Nintendo serius ingin menggarap Minecraft, pihaknya bisa menggantikan Mojang untuk mengembangkan Minecraft ke Wii U.