PUBG Akan Gelar Turnamen

PUBG Akan Gelar Turnamen – Jasa Like Facebook

Kreator game battle royale popular sekarang ini, yaitu Player Unknown’s Battle Ground (PUBG) *** Jasa Like Facebook – Belilike.com *** selekasnya mengadakan turnamen esport PUBG besar-besaran. Tidak tanggung-tanggung, mereka menyiapkan hadiah sampai miliaran rupiah dalam arena bertopik PUBG Global Invitational 2018. Walau PUBG masih menjadi perdebatan di tengah kalangan pegiat eSports, tetapi sepertinya hal ini tak menghentikan langkah pengembang untuk bikin game ini jadi lebih populer lagi lewat sebuah turnamen eSports!

Salah satu hal yang membuat eSports PUBG jadi perdebatan sendiri adalah karena game ini yang bisa dibilang masih cukup sering muncul bug atau glitch; ditambah game ini pun terbilang cukup sulit untuk ditonton dengan banyaknya peserta dalam satu pertandingan. Tetapi melihat hype yang ada, Bluehole tak peduli dengan hal tersebut, dan lebih fokus untuk memperbaiiknya seiring mereka membuat kompetisi ini. *** Jasa Like Facebook – Belilike.com ***

Salah satu yang santer dinyatakan adalah soal game ini yang bisa dibilang belum 100% siap, juga masih banyak bug serta glitch di sana dan sini. Terkait hal tersebut, CEO PUBG Corp, Changhan Kim, memberi catatan spesial dalam pengumuman tersebut.

“PUBG Global Invitational 2018 adalah momen besar bagi PUBG Corp. untuk menunjukkan potensi besar PUBG sebagai eSports. Tim pengembang PUBG.Corp bekerja tanpa lelah untuk memastikan PGI 2018 menunjukkan kompetisi PUBG yang terbaik dan menampilkan keseruan, ketegangan, serta keriangan menonton permainan PUBG pada tingkat tertinggi, bukan hanya untuk para penggemar yang datang langsung ke PGI 2018 tapi juga bagi mereka yang menonton dari rumah.”

Image result for pubg gelar turnamen

Sayangnya, sampai sekarang ini detil beda seperti kriteria kwalifikasi dan *** Jasa Like Facebook – Belilike.com *** tim dari negara mana yang dapat berperan serta. Diluar itu, sistem penyelenggaraan beda juga masih tetap jadi misteri.

Baca Juga : Rekomendasi smartphone Untuk Bermain Game

Sebatas info, terkecuali PUBG, sebagian game bertitel esport beda seringkali diadakan. Salah nya ialah DOTA 2 yang membuat turnamen besar tiap-tiap tahunnya.

Diluar itu, *** Jasa Like Facebook – Belilike.com *** sebagian turnamen game FPS beda seperti Overwatch serta CS : GO juga sangatlah seringkali dikerjakan. Umumnya, mereka sediakan hadiah sampai beberapa ratus miliar dalam tiap-tiap pertandingannya.

Perkembangan Game Online

Perkembangan Game Online – Judi online

Game Online atau sering disebut Online Games adalah Judi online sebuah permainan (games) yang dimainkan di dalam suatu jaringan (baik LAN maupun Internet). Indonesia sebagai bangsa yang memiliki penduduk banyak tentunya cocok jika dijadikan sebagai pasar game online asing. Hal itu disebabkan orang Indonesia cenderung mengikuti trend yang muncul dan kemudian hilang.

Awalnya game online di Indonesia dimulai oleh game Nexia pada tahun 2001. Nexia merupakan game online pertama yang sangat populer karena saat itu belum ada game online yang booming di Indonesia pada waktu itu. Sayapun sempat melihat orang yang sangat menyukai game tersebut, tapi menurut saya game itu sangat payah karena grafisnya hanya 2 dimensi dan pergerakannya sangat dibatasi layaknya game RPG biasa.

Judi online Tercatat lebih dari 20 judul game online yang beredar di Indonesia. Ini menandakan betapa besarnya antuiasme para gamer di Indonesia dan juga besarnya pangsa pasar games di Indonesia. Berikut adalah game online yang hadirl di Indonesia:

Selain game diatas, ada juga game-game Judi online  seperti Warcraft, Counterstrike, Age Of Empire, Need For Speed Series yang juga banyak menyita perhatian para gamer di Indonesia walaupun tidak sebesar game – game yang disebutkan diatas. Contohnya Countersrtike lebih lancar dimainkan pada mode LAN dibandingkan internet karena latencynya yang besar dan servernya kurang cepat sehingga sewaktu bermain game ada jeda membuat gamers menjadi tidak nyaman, begitu juga halnya dengan Warcraft dan Age of empire.

Read More : 5 Game Smartphone Offline Terbaik

Game online muncul tidak hanya mempengaruhi kehidupan social Judi online pemainnya dalam dunia nyata tetapi juga terkadang mempengaruhi kejiwaan seseorang apabila memainkannya terlalu lama. Seperti yang dilansir ketok.com, gara-gara sebuah game, seorang pemuda di amerika serikat nekad menusuk temannya sendiri. Bahkan anak-anak yang kecanduan bermain game sering membolos dari sekolahnya agar bisa melanjutkan petualangannya di dunia maya.

Akan tetapi dari segi bisnis, game online masih memiliki Judi online prospek bagus kedepannya. Dengan kehadiran games online ini, orang-orang bisa menciptakan lapangan kerja sendiri yaitu games center, atau menjadi pengembang games sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.

Mobile Legends dan Arena Of Valor

Mobile Legends dan Judi Online Arena Of Valor

Game bergenre Judi Online Multiplayer Online Battle Arena atau yang biasa disingkat MOBA sekarang memang sedang menjamur di smartphone. Seperti halnya dua game berikut yang sama-sama bergenre MOBA, tapi banyak sekali yang saling mencibir satu sama lain dan membeda-bedakannya. Banyak yang beranggapan bahwa Arena Of Valor yang dulu bernama Mobile Arena meniru game mobile legends ,karena ML lebih dahulu rilis di Indonesia. padahal AOV lebih dahulu dirilis di China dibanding ML namun dengan nama yang berbeda.

Mobile Legends
Game besutan Moonton ini di Indonesia bisa dibilang mempunyai fanbase terbesar di antara dua rival lainnya. Banyak yang belum tau, sebelum berubah nama menjadi Mobile Legends: Bang Bang, game ini sebelumnya diberi nama Magic Rush: Heroes Mobile, Legends: 5v5 MOBA.

Arena of Valor

Mempunyai nama yang berbeda di setiap wilayah, dan di Indonesia bernama Mobile Arena, akhirnya pihak penerbit, Tencent Games menyeragamkan namanya di seluruh dunia menjadi Arena of Valor atau yang biasa disingkat AoV.

Mobile Legends vs Arena Of Valor Judi Online

  1. Size Game Judi Online
    Dari segi Size game nampaknya Mobile Legends lebih unggul dibanding Arena Of Valor , perbandingannya antara 100 MB vs 300 MB. Namun yang menjadi catatan apakah dengan Size Mobile Legends yang lebih kecil di banding AOV membuat ML menjadi Lebih Ringan ? Belum tentu.
  2. Hero dan Skin
    Tentu kita semua setuju jika Arena Of Valor Server Indonesia masih kalah telak dengan jumlah Hero dan Skin yang ada di mobile legends. Namun jika kalian sesekali mencoba masuk server luar nampaknya AOV juga memiliki jumlah Hero yang banyak .
  3. Event
    Dari segi ini nampaknya keadaan mulai berbalik, nampaknya Aov lebih unggul dari segi Event, karena banyak sekali event-event yang telah di selenggarakan , mulai dari Main Aov Dapat 7 Miliar, Main Aov dapat Pulsa , Main Aov dapat Motor, Main Aov dapat Batman dan main aov dapat hp Oppo.
  4. Grafik
    Bukan tanpa sebab jika AOV memiliki size game Judi Online yang lebih besar , ketika kita mainkan game ini, mata kita akan dimanjakan oleh grafik yang elok nan sedap di pandang. Berbeda lagi jika AOV dibandingkan dengan Vainglory maka Vainglory lebih unggul. Namun untuk perbandingan ML vs AOV dari segi grafik  saya yakin dalam keadaan netral semua player akan lebih memilih AOV.
  5. Kontrol dan Gameplay
    Dari segi kontrol nampaknya kedua game tersebut seimbang, karena Judi Online sama-sama menggunakan analog ( hal inilah yang menjadi bahan saling ejek antara player ML, AOV dengan player Vainglory dan Dota. Namun walaupun kontrolnya terbilang seimbang , apakah gameplaynya sama ? Tentu tidak, menurut saya dengan grafik AOV yang lebih bagus Gameplay dari AOV terlihat lebih Real dari sisi detail pergerakan Hero dan Map.
  6. Fitur Judi Online
    Inilah yang menjadi titik kekecewaan para player AOV , dibandingkan mobile legends nampaknya AOV kalah telak dari segi fitur. Didalam game Mobile Legends kaya akan fitur, Mulai dari live streaming yang dapat digunakan player ataupun penonton dan fitur anti Lagnya.Sedangkan AOV ? Masih di pertanyakan , walaupun dalam update terbaru AOV sudah menyertakan Live Streaming tapi menurut saya tetap sangat mengecewakan .
Review Game Infinity Blade II

Review Game Infinity Blade II

Unity, mengumumkan game pertama yang akan mereka publish sendiri. Meskipun telah menjadi game engine favorit banyak developer game, ini merupakan game pertama yang akan dirilis di bawah nama Unity sebagai publisher. Game bertajuk Archangel ini dikembangkan oleh developer Australia yang berdomisili di Jepang bernama Black Tower Studios.

Lima tahun yang lalu, tidak banyak orang yang percaya bahwa game di ponsel akan memiliki tampilan 3 dimensi yang setara dengan konsol kelas kakap seperti PlayStation atau Xbox, namun hal tersebut ternyata sudah berhasil direalisasikan oleh Epic Games dan Chair Entertainment. Memanfaatkan Unreal Engine yang sudah dikenal di kalangan penggemar game PC, Infinity Blade merupakan aplikasi iOS pertama yang menggunakan engine game tersebut. Dan hasilnya sungguh menakjubkan. Meskipun kualitas tekstur dan pencahayaan belum sekelas game PC modern, tapi yang terpenting, game dapat dimainkan dengan halus. Memang kadang terasa ada sedikit lag di beberapa bagian game, tapi sama sekali tidak mengganggu keasyikan bermain game.

Infinity Blade III adalah game seri lanjutan dari Infinity Blade yang ber-genre action role playing. Game mobile khusus dari iOS ini dikembangkan dan dirilis pada tanggal 18 September 2013 kemarin oleh pengembang game asal Amerika, Chair Entertainment dan Epic Games. Infinity Blade dikenal sebagai game mobile iOS pertama yang menggunakan sistem teknologi Unreal Engine dan menjadi game trilogi terlaris dalam sejarah iOS dengan total penjualan mencapai 1,6 juta USD dalam kurun waktu 4 hari saja.

Fitur dari setiap perlengkapan tempur dapat dimodifikasi dengan batu mulia. Batu mulia ini dapat ditemukan dalam peti ataupun sebagai imbalan setelah berhasil mengalahkan musuh. Selain bertempur dengan senjata, Anda pun dapat memanfaatkan mantera ajaib. Kombinasi perlengkapan bertarung ini terdiri dari senjata, perisai, pelindung kepala dan jubah besi. Selain itu terdapat pula ramuan untuk memulihkan tenaga dan memperkuat perisai. Senjata pun dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu senjata ringan yang berupa berbagai jenis pedang, senjata berat yang biasanya terdiri dari palu, dan senjata dual atau dobel. 

Game ini tidak hanya mengandalkan desain yang begitu canggih, plot ceritanya pun membuat penasaran dengan berbagai pertarungan yang menegangkan. Tidak heran game ini telah memenangkan berbagai jenis penghargaan. 

Keunggulan Game Infinity Blade II

  • Permainan ini begitu menantang, harus pintar mengatur strategi perlengkapan yang digunakan dalam melawan musuh.
  • Perlengkapan bertarung (baju besi, senjata, perisai dan pelindung kepala) dapat dimodifikasi dengan gem (bau mulia) dengan fungsi yang berbeda-beda pula.
  • Tampilan grafis yang begitu hidup.
  • Game berjalan dengan mulus tanpa tersendat.
  • Dapat dimainkan secara offline jika ingin bermain sendiri.
  • Walau terlahir kembali, tingkat pengalaman dan level tetap terakumulasi.

Kekurangan Game Infinity Blade II

  • Akhir cerita yang menggantung, ketika pekerja akan diselamatkan ternyata justru menjebak.
  • Jika salah jalan atau salah tindakan maka Siris akan terlahir kembali dan mengulang permainan, namun level dan pengalaman tetap terakumulasi.