Nintendo Akan Tutup Layanan Miitomo

Nintendo telah meluncurkan aplikasi pada ponsel pintar Miitomo, pada Maret 2016 silam. Dilansir dari The Next Web (25/1), kini Nintendo baru saja mengumumkan bahwa akan menghentikan layanan Miitomo, pada 9 Mei mendatang.

Miitomo merupakan semacam perpaduan gim ponsel pintar dan jejaring sosial. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk membuat avatar digital dengan bantuan kamera depan ponsel mereka, dan bisa berinteraksi dengan teman di lingkungan virtual.

Aplikasi ini diluncurkan untuk membantu orang mengenal teman mereka dengan lebih baik, karena karakter virtual bisa saling bertukar fakta satu sama lain. Selain itu, aplikasi ini juga telah mengumpulkan empat juta pengguna dalam waktu sebulan setelah peluncurannya di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

Nitendo kali ini baru saja mengumumkan tidak akan melanjutkan kelangsungan gim mobile pertama besutannya yakni Miimoto. Pegumuman tersebut disampaikan melalui situs reminya beberapa waktu lalu.

Dengan demikian kelangsungan gim tersebut akan resmi berakhir pada tanggal 9 Mei 2018. Dengan demikian bida dikatakan jika gim tersebut hanya berumur 2 tahun sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2016 lalu. Selain itu sejumlah hal penting terkait berakhirnya layanan gim itu juga telah disampaikan.

Nitendo memastikan setelah 9 Mei 2018, seluruh fitur di dalam aplikasi tak akan berfungsi. Selain itu item yang sudah didapatkan dalam permainan mulai dari pakain, wallpaper atau poster juga tak dapat digunakan. Pemain dapat memindahkan karakter Mii-nya ke akun Nitendo yang terhubung dengan Miitomo, namun hal itu tak berlaku untuk informasi lainnya.

Baca Juga :  Kerjasama Antar Lego dan Tencent

Mengawali debutnya, perusahaan berkolaborasi dengan DeNA untuk pengembangkan gim-gim mereka melaui karakter dalam gim. Pemain gim ada diminta untuk membuat karakter (avatar) berdasarkan penampilan da kepribadian karakter dalam gim. Selanjutnya mereka akan dipasangkan dengan palyer lain untuk saling berinteraksi. Selain itu pemain juga dapat mengkostumisasi karakter dengan berbagai pilihan baju dan aksesoris lainnya.

Sementara itu kendati demikian perjalanan gim garapan Nitendo ini terbilang tak terlalu mulus. Terbukti ketika itu Miitomo kehilangan pemain setianya hnga 48 pesren dan hal itu terjadi hanya selang beberapa bulan setelah gim ini dirilis seacra global. Kendala mulai dari fitur dan update yang lambat menjadi sejumlah alasan sejumlah pengguna setianya meninggalkan gim ini.

Overwatch Siapkan Gim FPS Baru

Blizzard Entertainment, pengembang di balik gim fenomenal Overwatch, dikabarkan tengah menyiapkan gim FPS (First Person Shooter) teranyar. Informasi terkuak dari lowongan kerja yang diumumkan perusahaan belum lama ini. Lowongan kerja tersebut, sebagaimana dilansir Gamespot pada Rabu (27/12/2017) tengah mencari kandidat engineer. Mereka ingin mencari sosok engineer yang bisa merancang kendaraan dan membangun fitur penanganan kendaraan dalam perspektif first person.

Overwatch adalah salah satu gim terlaris di dunia. Dengan genre multiplayer FPS, gim tersebut bisa dimainkan di PS4, XBox One, dan PC.

Menurut laporan Gametrics, Overwatch saat ini sudah memuncaki gim paling banyak dimainkan oleh 30 persen pengunjung warnet di Korea Selatan. Sedangkan untuk League of Legends sendiri mengekor diposisi kedua dengan kisaran 28 persen pengunjung warnet main gim besutan Riot Games ini.

Luar biasanya, gim ini sampai dinobatkan menjadi gim terpopuler di 2016. Bayangkan saja, sepekan dirilis, gim tersebut langsung melejit dengan lebih dari 7 juta pemain. Tak sebatas sukses di Amerika Serikat dan Eropa, gim ini pun sukses “meracuni” banyak gamer di Asia salah satunya di Korea Selatan.

Salah satunya adalah informasi baru seputar gim Overwatch. Pengembang asal Amerika Serikat itu mengumumkan sejumlah skin anyar untuk para karakter di gim tersebut. Akan tetapi, skin ini baru tersedia pada awal tahun depan.

Nantinya, seluruh skin tak akan terbatas di limited-time loot box, melainkan juga di base loot box. Selain itu, pengembang tersebut juga memperkenalkan karakter anyar bernama Moira.

Karakter ini merupakan hybrid support yang dapat menyembuhkan diri dengan gaya berbeda dibanding tokoh lain. Ada pula peta baru di Overwatch yang diberi nama BlizzardWorld.

Seri Terbaru Harvest Moon : Light of Hope

Kabar baik bagi pencinta gim Harvest Moon, dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke 20 gim simulasi berternak ini akan merilis seri terbaru Harvest Moon, yaitu Light of Hope. Hal ini mereka buktikan dengan merilis “Feature Spotlight” yang menampilkan cuplikan gameplay Light of Hope.

Dalam cuplikan itu terlihat ada pengembangan mekanisme gim yang dibuat oleh produser Harvest Moon, Take Maekawa.Mirip dengan konsep pada umumnya, gamer harus berusaha untuk membangun dan menghidupkan desa.

Gamer juga harus memastikan agar bangunan desa dibangun kembali, sehingga penduduk yang meninggalkan desa bisa kembali sewaktu-waktu.

Sayangnya seri kali ini tak dibuat oleh Marvelous Entertainment, tim developer dibalik game-game Harvest Moon kesayanganmu. Kreator dari Harvest Moon tinggalkan franchise ini serta kerja sama dengan Natsume untuk buat franchise sendiri – Story of Seasons. Seri terbaru ini juga mendapat first impression yang tak begitu positif dari fans karena artstyle yang mengecewakan. Akan tetapi kita tunggu saja hasil akhirnya nanti.

Dengan Natsume sepenuhnya memegang penuh Franchise ini, mereka ingin Light of Hope menjadi game yang bawa kembali kesan retro dari seri sebelumnya khususnya dari seri 16-bit yang dirilis di SNES. Mereka menyebutkan akan banyak wajah familiar dari game-game Harvest Moon sebelumnya hadir ke game ini.

Di awal gim, terlihat mudah untuk membangun rumah dan merawatnya. Namun, semakin lama gim ini kian sulit. Pasalnya, gamer membutuhkan alat dan kemampuan tambahan sehingga bisa membuat jembatan dan fasilitas lainnya.

Harvest Moon: Light of Hope akan hadir di PlayStation 4, Switch, dan PC. Sekadar informasi, ini adalah seri Harvest Moon pertama yang hadir untuk PC. Tertarik mencoba?

Kesuksesan Game Minecraft

Minecraft terus melesat menjadi sebuah gim paling populer yang pernah diciptakan. Bagaimana tidak, gim yang pernah dibeli Microsoft pada 2014 dengan nilai US$ 2,5 miliar (setara Rp 33,3 triliun) itu, kini sudah terjual 144 juta kopi. Minecraft pun dianggap telah menjadi fenomena yang sangat eksplosif sejak awal kehadirannya. Bermula dari sebuah gim yang berproses, Minecraft  dibuat oleh Markus “Notch” Persson. Gim tersebut awalnya hadir dengan grafis dan kontrol yang tak sempurna dan hanya tersedia di PC.

Hal tersebut dianggap sebagai permainan yang belum selesai lantaran hanya dimainkan oleh satu orang. Kendati begitu pada prosesnya, jutaan orang membeli dan memainkan versi awal Minecraft.

Bahkan, saat Microsoft memutuskan membeli gim tersebut pada 2014, dunia teknologi terkejut dan ragu dengan pembelian gim Minecraft. Kendati begitu, penciptanya, yakni Persson tidak ikut bergabung dengan Microsoft.

Sejak dibeli Microsoft, Minecraft pun makin sukses dan pemain aktif per bulannya pun banyak yang berasal dari Prancis, Inggris, Italia, dan Korea Selatan. Lantas, mengapa Minecraft bisa sukses? Minecraft mirip dengan Lego virtual. Ya, Minecraft merupakan sebuah sistem yang dibuat secara bersama oleh para pemainnya. Mereka menciptakan beragam hal menakjubkan, dari yang tadinya bukan apa-apa.

Minecraft menyediakan blok bangunan dan kanvas kosong. Pengguna pun bebas untuk membuat apapun dengan alat dan sistem yang disediakan. Kepopuleran Minecraft di jagat video gim diapresiasi Nintendo. Perusahaan asal Negeri Sakura itu mengatakan, belum ada gim seperti Minecraft yang mampu memancing animo pemain sangat tinggi.

Shigeru Miyamoto, desainer gim kawakan Nintendo, juga mengakui bahwa Minecraft telah menginspirasi Nintendo. Bahkan, ia mengatakan, Nintendo seharusnya bisa saja menggarap Minecraft sedari dulu.

Seperti diketahui, Minecraft adalah gim sandbox yang dikembangkan oleh pengembang Mojang untuk PC, smartphone serta Wii U. Selain itu, gim ini dikembangkan oleh sejumlah pengembang, seperti Microsoft untuk Xbox 360 dan Xbox One serta Sony untuk PS3 dan PS4.

Miyamoto mengatakan, jika dulu Nintendo serius ingin menggarap Minecraft, pihaknya bisa menggantikan Mojang untuk mengembangkan Minecraft ke Wii U.