Kesuksesan Game Minecraft

Minecraft terus melesat menjadi sebuah gim paling populer yang pernah diciptakan. Bagaimana tidak, gim yang pernah dibeli Microsoft pada 2014 dengan nilai US$ 2,5 miliar (setara Rp 33,3 triliun) itu, kini sudah terjual 144 juta kopi. Minecraft pun dianggap telah menjadi fenomena yang sangat eksplosif sejak awal kehadirannya. Bermula dari sebuah gim yang berproses, Minecraft  dibuat oleh Markus “Notch” Persson. Gim tersebut awalnya hadir dengan grafis dan kontrol yang tak sempurna dan hanya tersedia di PC.

Hal tersebut dianggap sebagai permainan yang belum selesai lantaran hanya dimainkan oleh satu orang. Kendati begitu pada prosesnya, jutaan orang membeli dan memainkan versi awal Minecraft.

Bahkan, saat Microsoft memutuskan membeli gim tersebut pada 2014, dunia teknologi terkejut dan ragu dengan pembelian gim Minecraft. Kendati begitu, penciptanya, yakni Persson tidak ikut bergabung dengan Microsoft.

Sejak dibeli Microsoft, Minecraft pun makin sukses dan pemain aktif per bulannya pun banyak yang berasal dari Prancis, Inggris, Italia, dan Korea Selatan. Lantas, mengapa Minecraft bisa sukses? Minecraft mirip dengan Lego virtual. Ya, Minecraft merupakan sebuah sistem yang dibuat secara bersama oleh para pemainnya. Mereka menciptakan beragam hal menakjubkan, dari yang tadinya bukan apa-apa.

Minecraft menyediakan blok bangunan dan kanvas kosong. Pengguna pun bebas untuk membuat apapun dengan alat dan sistem yang disediakan. Kepopuleran Minecraft di jagat video gim diapresiasi Nintendo. Perusahaan asal Negeri Sakura itu mengatakan, belum ada gim seperti Minecraft yang mampu memancing animo pemain sangat tinggi.

Shigeru Miyamoto, desainer gim kawakan Nintendo, juga mengakui bahwa Minecraft telah menginspirasi Nintendo. Bahkan, ia mengatakan, Nintendo seharusnya bisa saja menggarap Minecraft sedari dulu.

Seperti diketahui, Minecraft adalah gim sandbox yang dikembangkan oleh pengembang Mojang untuk PC, smartphone serta Wii U. Selain itu, gim ini dikembangkan oleh sejumlah pengembang, seperti Microsoft untuk Xbox 360 dan Xbox One serta Sony untuk PS3 dan PS4.

Miyamoto mengatakan, jika dulu Nintendo serius ingin menggarap Minecraft, pihaknya bisa menggantikan Mojang untuk mengembangkan Minecraft ke Wii U.