Game Harry Potter akan Rilis Tanggal 25 April

Game Harry Potter akan Rilis Tanggal 25 April

Warner Bros pada akhirnya membeberkan kapan game terbaru mereka, Harry Potter: Hogwarts Mystery tersedia di perangkat mobile. Tentu saja, hal ini membuat para penggemar seri Harry Potter bersemangat.

Dalam sebuah keterangan, game yang dikembangkan oleh Jam City tersebut akan meluncur pada 25 April mendatang. Pada hari itu, para pengguna Android dan iOS yang sudah mendaftar, dapat mengunduhnya secara gratis.

Menjelang perilisannya dalam waktu dekat ini, Harry Potter: Hogwarts Mystery baru aja merilis cuplikan teaserterbarunya. Game RPG ini memamerkan beragam hal-hal baru yang lo enggak pernah lihat sebelumnya. Salah satunya adalah mekanisme gameplay yang membuat lo benar-benar serasa menjadi murid Hogwarts.

Sebagai game RPG, Harry Potter: Hogwarts Mystery mendorong lo untuk terus naik kelas. Artinya, lo harus menjadi murid yang terbaik Hogwarts. Lo bisa raih ‘prestasi’ tersebut dengan berteman dengan murid lain, belajar mantra, ngeracik ramuan, main Quidditch, dan tentunya bertarung menggunakan tongkat sihir.

Baca Juga :  Tanggal Rilis Game Spider-Man di PS4

Sama kayak versi filmnya, game ini bakal menggoda lo dengan beragam misteri yang ada di dalam Hogwarts. Karakter yang lo mainkan bakal melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan Harry, Ron, dan Hermione. Entah itu melanggar aturan dengan pergi ke tempat terlarang atau menjalankan petualangan berbahaya. Yap, lo juga bisa menelusuri rahasia-rahasia Hogwarts yang lo temukan di versi film atau literaturnya. Beragam rahasia ini bisa lo telusuri sendiri dengan belajar mantra-mantra terlarang.

Mereka akan membimbing para gamer untuk mempelajari sihir, sehingga mereka dapat menjadi penyihir terbaik di perguruan Hogwarts. So, bagi Anda yang belum mendaftarkan diri untuk memainkan game tersebut, Anda bisa langsung meluncur ke Google Play Store atau App Store untuk mendaftarkan diri Anda.

 

Kesuksesan Game Minecraft

Minecraft terus melesat menjadi sebuah gim paling populer yang pernah diciptakan. Bagaimana tidak, gim yang pernah dibeli Microsoft pada 2014 dengan nilai US$ 2,5 miliar (setara Rp 33,3 triliun) itu, kini sudah terjual 144 juta kopi. Minecraft pun dianggap telah menjadi fenomena yang sangat eksplosif sejak awal kehadirannya. Bermula dari sebuah gim yang berproses, Minecraft  dibuat oleh Markus “Notch” Persson. Gim tersebut awalnya hadir dengan grafis dan kontrol yang tak sempurna dan hanya tersedia di PC.

Hal tersebut dianggap sebagai permainan yang belum selesai lantaran hanya dimainkan oleh satu orang. Kendati begitu pada prosesnya, jutaan orang membeli dan memainkan versi awal Minecraft.

Bahkan, saat Microsoft memutuskan membeli gim tersebut pada 2014, dunia teknologi terkejut dan ragu dengan pembelian gim Minecraft. Kendati begitu, penciptanya, yakni Persson tidak ikut bergabung dengan Microsoft.

Sejak dibeli Microsoft, Minecraft pun makin sukses dan pemain aktif per bulannya pun banyak yang berasal dari Prancis, Inggris, Italia, dan Korea Selatan. Lantas, mengapa Minecraft bisa sukses? Minecraft mirip dengan Lego virtual. Ya, Minecraft merupakan sebuah sistem yang dibuat secara bersama oleh para pemainnya. Mereka menciptakan beragam hal menakjubkan, dari yang tadinya bukan apa-apa.

Minecraft menyediakan blok bangunan dan kanvas kosong. Pengguna pun bebas untuk membuat apapun dengan alat dan sistem yang disediakan. Kepopuleran Minecraft di jagat video gim diapresiasi Nintendo. Perusahaan asal Negeri Sakura itu mengatakan, belum ada gim seperti Minecraft yang mampu memancing animo pemain sangat tinggi.

Shigeru Miyamoto, desainer gim kawakan Nintendo, juga mengakui bahwa Minecraft telah menginspirasi Nintendo. Bahkan, ia mengatakan, Nintendo seharusnya bisa saja menggarap Minecraft sedari dulu.

Seperti diketahui, Minecraft adalah gim sandbox yang dikembangkan oleh pengembang Mojang untuk PC, smartphone serta Wii U. Selain itu, gim ini dikembangkan oleh sejumlah pengembang, seperti Microsoft untuk Xbox 360 dan Xbox One serta Sony untuk PS3 dan PS4.

Miyamoto mengatakan, jika dulu Nintendo serius ingin menggarap Minecraft, pihaknya bisa menggantikan Mojang untuk mengembangkan Minecraft ke Wii U.